Cari Blog Ini

Labels

Bajaj (1) BMW (1) Car Concept (6) Cars (10) Concept (3) Daihatsu (1) Ducati (1) Honda (12) Hybird (1) Hyundai (2) Inizio (1) Injeksi (2) Izh (1) Kawasaki (4) Kia (1) KTM (1) Lotus (1) Matic (7) Mazda (2) Midalu (1) Mobil listrik (3) Moge (1) Motor Listrik (2) Motor Sport (2) Motorcycle (17) Motorcycle Concept (6) New Car (11) New Motorcycle (29) Nissan (1) Peugeot (1) Reccal (2) Renault (1) Sport (3) Suzuki (8) Technology (6) Touring (1) Toyota (4) TVS (1) Venturi (1) Wolkswagen (1) Yamaha (10) Yamaha Toyota (1)

Blog Archive

Tampilkan postingan dengan label Mobil listrik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mobil listrik. Tampilkan semua postingan

Hindari Bahaya, Prius dipasangi Speaker

Written By dtechno on Senin, 26 September 2011 | 17.58

Namanya juga mobil listrik jadi suara yang dihasikan pasti berbeda dengan mobil yang berbahan bakar minyak. Begitu senyapnya sampai-sampai orang tidak menyadari keberadaanya. Hanya suara mendesing saja.

Bagi sebagian orang, terutama pengendara sepeda dan tuna netra, kondisi ini jadi masalah. Karena itu Toyota mengembangkan apa yang disebut 'Vehicle Proximity Notification System' yang membuat Prius, Prius V dan Plug-in Prius bisa bersuara seperti mobil bensin saat beroperasi hanya dengan tenaga listrik saja. 

Suara itu dipancarkan dari speaker yang terpasang di bawah kap mesim pada kecepatan hingga 25km/jam. Di atas kecepatan itu, suara putaran roda sudah cukup terdengar sehingga tidak membahayakan.

Seperti suara mesin lain, suara makin kencang saat mobil melaju dan semakin pelan saat kecepatan diturunkan. Toyota juga melakukan riset serius untuk mendapatkan ragam frekunensi suara yang pas sehingga tidak teredam oleh kebisingan suara latar.

Berdasarkan undang-undang di Amerika Serikat yang disahkan tahun ini, semua mobil listrik harus dilengkapi dengan suara buatan untuk memastikan pengguna jalan yang beresiko bisa waspada dan tanggap atas kehadiran mobil listrik tersebut. 

sumber: toyota.co.id
17.58 | 0 komentar | Read More

Inizio, Supercar Listrik Dari Li-ion Motors

Written By dtechno on Selasa, 21 Desember 2010 | 03.52

Supercar listrik Amerika Serikat kini bukan hanya Tesla dan Karma Fisker. Kini ada pendatang baru yang mengklaim dirinya lebih hebat, yaitu produk Li-ion Motors, yang diberi nama Inizio.
Li-ion Motors yang berpusat di Carolina Utara tersebut sudah membuktikan kehebatannya di bidang mobil listrik. Buktinya, berhasil memenangkan Progressive Automotive X-Prize di Side-by –Side Alternative Class dengan mobil listriknya Wave II pada Oktober lalu.
Sebenarnya, Li-ion Motors bukan hanya membuat supercar listrik ini, juga memproduksi sepeda motor dan  kendaraan roda tiga listrik. Bahkan  memodifikasi Mini dan Yaris menjadi mobil listrik.
Pintu Gunting Khusus, INIZIO penampilannya memang menarik. Ujud yang diperkenalkan di Los Angeles Auto Show November lalu (juga di SEMA, Las Vegas), tampil “mencorong” dengan warna merah Ferrari. Kedua pintu sampingnya membuka berputar ke depan-atas, seperti gerakan gunting. Alhasil, ketika pintu dibuka, penampilan Inizio jadi eksotik.
Dijelaskan pula Inzio dirancang seperti Wave II, dengan aerodinamika optimal. Untuk itu, sayap belakang dibuat bisa bergerak sesuai dengan kecepatan mobil. Hasilnya, saat dikebut habis, daya cengkeram ban tetap mantap!
Fitur lain mobil, ketika pintu dibuka, sistem lift hidraulik akan meninggikan mobil tiga inci. Dengan demikian, pengemudi dan penumpang mudah keluar-masuk kabin. Untuk pengemudi dan penumpang, disediakan jok Recaro berlapis kulit dan “suede”. Selain bisa disetel, juga bisa menghangat dan menyegarkan tubuh pengemudi dan penumpang.
Tambahan lain, karena ceper, kaca spion samping dilengkapi dengan kamera beresolusi tinggi. Dengan demikian, bisa menghasilkan luas pandang di sekitar mobil sampai 360 derajat.
Performa Dengan motor listrik yang mampu menghasilkan tenaga 207PS, Inizio mampu melakukan sprint 0- 96 km dalam 3,4 detik. Kecepatan tertinggi yang bisa dijelajahi, 272 km/jam.
Baterai Lithium-ion yang digunakan mampu menghasilkan energi 40 kW dan bisa ditingkatkan menjadi 96,7 kW. Sekali isi penuh, baterai bisa digunakan untuk menempuh jarak 321 km. Sedangkan pengisian penuh, 8 jam dengan tegangan 220 volt. Umur pakai baterai, 2.500 kali pengisian.
Sistem Hiburan Li-ion melengkapi mobil ini dengan sistem manajemen khusus dan canggih yang bisa dihubungkan ke pusat data Li-ion Motors. Dari pusat itu, mobil bisa didiagnosis dari jarak jauh. Pusat data Li-ion Motors juga memberi tahu kondisi mobil kepada pengemudi atau pemiliknya.
Dasbor Inizio dilengkapi dengan layar LCD sentuh yang menayangkan informasi energi baterai yang tersisa, suhu baterai, konsumsi energi, lama mobil digunakan dan jarak yang bisa ditempuh. Juga ada sistem navigasi yang mengarahkan pengemudi ke tempat pengisian baterai terdekat.
Bahkan untuk memanjakan pemilik dan penumpang, interior dipasang sistem hiburan 5.1 surround digital yang telah disertakan dengan subwoofer 12 inci, monitor video dengan player DVD, koneksi audio/video dan MP3.
“Inizio bukan sekadar mobil listrik, juga kendaraan yang memberikan kenyamanan dan kesenangan di jalan raya,” komentar Ron Cerven, insinyur yang betugas mengembangkan produk di Li-ion Motors.
Di negara asalnya, mobil ini dijual 139.000 dollar AS atau setara dengan Rp 1,258 miliar. Nah, bila dibandingkan dengan mobil mewah di Indonesia, tentu tidak terlalu istimewa. Namun, konsumen mobil di Amerika menganggap, harga Inizio ini sangat mahal. Dijelaskan pula, unit yang sudah dipesan, baru bisa dikirim pertengahan tahun depan!

source: kompas.com
03.52 | 1 komentar | Read More

Nissan Keluarkan Mobil Listrik Mungil

Written By dtechno on Selasa, 02 November 2010 | 17.54

Inilah kendaraan terbaru hasil kolaborasi antara Nissan (mendesain eksterior) dengan Renault SA (memasok motor listrk) dengan konsep yang lebih "hijau". Setelah sebelumnya memperkenalkan Leaf, Nissan gencar mengembangkan mobil listriknya. Kendaraan terbaru yang dipersiapkan kali ini dinamakan Nissan New Mobility Concep.
Menariknya, kendaraan konsep ini dibekali motor listrik terbaru yang belum mau dibocorkan. Kecepatannya bisa mencapai 75 km per jam dengan jarak tempuh 100 km sekali isi baterai.

Jika jadi diproduksi, Nissan New Mobility Concept akan menyasar dua segmen sekaligus, yakni pribadi dan sektor fleet (perusahaan). Nissan berharap bisa menciptakan kesempatan baru yang bisa diisi oleh kendaraan listrik.

New Mobility Concept merupakan bentuk kongkret dari ambisi Nissan untuk menjadi yang terdepan di segmen kendaraan ramah lingkungan. Sebagai langkah awal, Nissan menargetkan produksi mobil listrik perdana Leaf sebanyak 250.000 unit per tahun untuk mengisi pasar Jepang dan Amerika Serikat mulai Desember mendatang, selanjutnya masuk Eropa pada 2011.
Nah, Nissan juga berencana memproduksi 250.000 unit mobil listrik selanjutnya bekerjasama dengan Renault SA. Mungkin New Mobility Concept akan menjadi platformnya nanti.

Infrastruktur

Nissan juga dikabarkan tengah menyiapkan stasiun pengisian baterai khusus untuk mobil listrik menggandeng pemerintah dan beberapa perusahaan swasta. Jumlahnya saat ini meningkat lebih dari 80 titik di seluruh dunia dari tahun lalu yang baru 30 titik. "Ini menunjukkan bahwa isyu bebas emisi memang terus berkembang pesat," tegas Watanabe.

Di Jepang, Nissan akan melengkapi seluruh dealer pemasarannya dengan alat pengisian baterai. Sampai 2020, prinsipal menargetkan akan memiliki 2 juta unit charger standar dan 5.000 charger yang lebih cepat (mengisi tenaga baterai). Bahkan, Nissan sudah menciptakan sebuah perusahaan sendiri untuk menampung baterai bekas untuk kemudian di daur ulang.
sumber: kompas.com
17.54 | 0 komentar | Read More